Daftar bisnis/pekerjaan yang dilakukan yaskur sejak kecil PART 1



Hai guys, kembali lagi dengan saya muhammad dyas yaskur seorang yang seperti ini karena tidak mau seperti itu. Jadi gini lo, sejak aku kecil aku itu hidup dari uang om-om, tante-tante dan mbah-mbahku saja. Kenapa begitu? karena ayahku sudah meninggal sejak aku umur 5 tahun, sedangkan ibuku gak berpenghasilan. Sebenarnya kebutuhanku yg pokok itu berkecukupan bahkan memang lebih cukup dibanding bbrp anak-anak disekitarku. Hanya saja anak-anak lain bisa dengan enaknya minta sesuatu dari orang tua mereka sedangkan aku hanya bisa merenungi nasib. Kalau aku ingin sesuatu aku harus mengumpulkan uang dari uang saku, angpau ataupun bisnisku/pekerjaanku. Pasti penasarankan apa saja pekerjaan/bisnisku, oke mari simak beberapa bisnis/pekerjaan yang pernah aku lakukan:

1.Nyabutin uban neneku
Ya dulu dulu alm. neneku sering minta cabutin uban. Aku lupa persisnya dibayar berapa tapi seingatku saat SD aku dibayar skitar 1rb rupiah per 25 uban.  Lama kelamaan karena  tarif terlalu kecil dan bikin capek aku minta tarif naik, tapi ditolak sama neneku. Akhirnya aku mogok kerja. Saat aku mogok kerja ternyata neneku malah merekrut anak tetangga dket rumahku yang mau dibayar sangat murah. Tetanggaku itu sangat menjatuhkan harga pasar. Alhasil beberapa lama aku gak dapet penghasilan dari nyabutin uban. Setelah tetanggaku tersebut dipondokin barulah aku disuruh lagi nyabutin uban dan dengan harga yang aku inginkan. Pokoknya semakin lama  harga semakin aku naikan padahal uban neneku semakin lama semakin banyak. Ya begitulah aku sejak kecil emang bisa memanfaatkan peluang mumpung lg memonopoli pasar. 

2. Jual ikan air tawar
Saat aku kecil kakeku(ayah dr ibuku) punya 3 kolam ikan air tawar pribadi(tidak dijual/konsumsi pribadi)  didekat rumahnya dan neneku(ibu dr ayahku) punya 1 kolam yg jauh dr rumah. Ada teman SMPku yang tahu itu, lalu dia menanyakan ikanya dijual gak? Aku langsung berpikir peluang nih dan hatiku tersenyum licik. Aku mengiyakan pertanyaan tersebut. Selanjutnya aku ajak temenku ke kolam neneku yg jauh dr rmh secara diam-diam. Tapi sampai disana aku bertemu neneku, trus gak dibolehin(tp ngomongnya bsik2 jd temenku gk tau). Kemudian aku bawa temenku ke rumah kakeku. Awalnya aku takut ketahuan ibuku. Tapi setelah ibuku tahu dia malah menyambut dengan senang hati. Hanya saja setahu ibuku cuman mancing buat dimakan bersama. Keluargaku emang memperboleh kalo ada temen yang mau mancing. Ya intinya aku jualan ikan di kolam kakeku tapi sampai blog ini ditulis keluargaku tidak tahu kalo sebenarnya aku menjualnya. XD

3. Jaga PS 
Dulu saat jaman SMP itu di desaku booming yang namanya PS alias PlayStation. Kebetulan tetanggaku ada yg punya rentalnya. Akupun sering nongkrong dan maen disitu. Karena aku orang yg plg sering disitu dan yg punya emang dket dengan keluargaku akhirnya aku disuruh jagain rental Psnya kalau dia lg ada keperluan(tidur,main,shopping,dkk :v).  Lumayanlah bisa dapet duit sekaligus bisa maen PS sepuasnya… Hanya saja aku masih ingat ketidak sesuaian dg kesepakatanya. Dulu perjanjianya aku dapet sekian persen dr total yang didapatkan, tapi pernah dapet hasil yang cukup banyak diluar expetasi dan aku cuman dikasih seberapa lupa. yg jelas dia berkata “kok banyak banget, tak ksh sgini saja ya” intinya karena aku terlalu kecil jadi dikiranya gak butuh uang :3. Tapi okelah saya maafkan.

4. Bisnis online .
Target atau tujuan dari aku mengumpulkan uang dengan membanting tulang dan  rela gak jajan selama bertahun-tahun adalah  demi membeli hape untuk main game. Ya awalnya itu tidak ada tujuan lain selain untuk maen game. Namun tak disangka aku menemukan sebuah jendela baru dalam kehidupan ini. blablabla... bersambung aja deh  di episode selanjutnya... dah ngantuk berat, ditunggu saja ya episode selanjutnya..

Kisah sebenarnya kenapa yaskur kuliah di dua kampus?

Selama ini ketika ada yang tanya kenapa yaskur kuliah di dua kampus yaskur selalu menjawab karena iseng, kurang kerjaan dsb. Padahal sebenarnya itu bukan alasan utama. Beberapa teman sudah aku kasih tahu tentang kisah ini. Dan kini aku publikasikan di publik ya agar para fansku juga tahu sebenarnya siapa aku dulu. Eh tapi namanya fans terkadang dia lebih tahu dari kita sendiri denk. :3 oke next.

Sebenarnya jauh sebelum aku kuliah aku sudah memiliki aksi gila yaitu setelah lulus SMK aku ingin sekolah lagi di SMA. Kenapa begitu karena aku merasa tidak pernah memiliki masa sekolah yg indah. Yang ada hanyalah perasaan tertindas oleh teman-teman lain maupun sama sistem sekolah tersebut.  Saat masa sekolah aku tidak memiliki temen baik, temen main, sahabat, apalagi pacar. Yang aku kenal itu cuman teman yang hanya aku temui di sekolah yaitu teman biasa dan teman yang aku benci(yang menurutku menindasku).

Sebenarnya aku juga tidak tahu apa itu temen atau sahabat, aku baru tahu itu setelah baca joke, meme, atau kisah-kisah masa sekolah. Disitu banyak yang membahas soal teman baik, teman sejati, bla bla. Hal tersebut membuatku sadar aku hanyalah seorang aneh yang belum merasakan hidup yang sebenarnya. Setelah aku intropeksi dan review aku merasa ternyata caraku berteman emang salah. Karena masa SMP aku tertindas maka saat SMK aku ingin gantian menindas tapi karena belum pengalaman menindas yg ada akulah yg semakin tertindas. Aku liat ada teman yang memiliki teman banyak dan friendly dan dia tidak menindas maupun tertindas. Itulah model yang ingin aku contoh. Tapi untuk mencontoh saat di SMK saat itu tidak mungkin, aku ingin memperbaiki kesalahan-kesalahanku dalam pertemanan di SMA baru. 

saat itu aku sudah mempunyai penghasilan sendiri dan target setelah lulus SMK itu aku dah bisa buat bayar kuliah dan sekolah sekaligus tinggal sendiri. Karena jelas aku tidak akan bilang keluargaku kalau aku ingin sekolah lagi. Tapi ternyata kenyataan tak sesuai ekspetasi, saat lulus penghasilanku belum cukup. Akhirnya aku cuman nganggur setahun dan ngumpulin duit buat kuliah saja. Karena tahun berikutnya umurku sudah mencapai batas syarat untuk menjadi siswa baru di kebanyakan SMA jadi gak bisa deh sekolah di SMA lg.  

Satu tahun berikutnya akhirnya aku bisa kuliah di perguruan tinggi idamanku sejak kecil atas bantuan kakaku yang sudah bekerja. Tapi tujuan utama kuliah saat itu adalah menuntut ilmu tentang IT, yang kedua baru memperbaiki dan membuat pertemanan yang baru. Namun diluar ekspetasi, ilmu2 yang diajarkan itu ternyata tidak sesuai ekspektasiku. Lebih lengkapnya baca blog sebelum ini. Sejak itu yang membuatku bertahan adalah teman-teman baik yang tidak pernah aku temui sebelumnya. Jika saat masa sekolah masih banyaknya teman yg sok jago, senioritas, aksi bullying, dan penindasan kalau di kampusku sama sekali tidak ada atau setidaknya aku belum pernah lihat secara langsung.  

Aku  berpikir apakah ini yang dinamakan hidup yang sebenarnya. Teman-teman dari amikom sangat mewarnai hidupku, bisa jalan jalan bareng, nongkrong bareng, liburan bareng, dan hal hal lain yang belum pernah aku rasakan saat sekolah. Baru teman di 1 satu kampus aja dah bikin bahagia, bagaimana ya kalau aku berteman dengan lebih banyak teman dikampus lain lagi. Aku juga berpikir kok dari kecil aku gak pernah mengenal yang namanya wanita ya. Emang sih di amikom hampir semua temen cewek kenal lumayan dekat sama aku, sering main bareng, saling bantu, dkk sudah seperti apa yg meme2 katakan tentang apa itu teman. Tapi yaitu temen ceweku cuman 5 dari 75 mahasiswa dalam 1 kelas. Itu baru teman dan hampir semua sudah punya pasangan masing-masing lah kemudian aku berpikir bagaimana aku bisa menemukan pasanganku kalau hanya main sama itu-itu orang. Jadi alasan kedua untuk mengenal wanita lebih banyak dan lebih dalam. Sebenarnya kalau pasangan sih belum terpikir saat itu. Aku hanya ingin mengenal terlebih dahulu karena banyak sisi-sisi wanita yang masih membingungkanku.

Pada semester 2 alhamdulilah aku sudah bebas finansial, tidak ada beban lg soal keuangan. Simpananku cukup lah untuk kuliah di lebih dari 3 perguruan tinggi(tapi yang termurah :3). Dan akhirnya pada semester berikutnya aku putuskan  untuk kuliah di kampus lain lagi, lalu pada tahun berikutnya lagi aku ingin kuliah lagi dikampus lain lagi. lalu pada tahun berikutnya lagi aku ingin kuliah lagi kampus lain lagi dan seterusnya. Ya aku ingin kuliah di banyak perguruan tinggi, bukan cuman 1 2 saja karena tujuanku adalah mencari teman, teman, teman, dan pasangan. jadi targetku itu 3tahun dpt banyak teman dan ditahun terakhir dapet banyak pasangan.

Pertama aku kepikiran untuk di YKPN saja, banyak cewek bohaynya coy. Tapi setelah aku pikir2 melihat gaya hidup mahasiswanya jadi gak ngeh, bukan gue banget. lalu kemudian aku ingin di mercubuana dan sdh hampir fix disitu. Tapi suatu ketika ada temenku dari amikom yang meretweet sebuah tweet promosi kuliah bisa nyicil seumur hidup. Ya itu di stiebbank. Tapi aku melihat kampusnya belum familiar dan ternyata emang bisa dibilang perguruan tinggi baru(sebenernya dah tua tapi seperti lahir lagi lah). Oleh karena itu aku selalu pantau kampus itu, aku tanyain sdh berapa yang daftar ditu sama marketingnya. Kalau banyak yg daftar yang aku ikut daftar. Aku gak tertarik promosinya sbg kampus ini itu karena aku gak mau jd korban iklan lg, tujuanku hanya untuk mencari teman dan irit karena lumayan kan bisa dicicil seumur hidup. Kalau ditahun berikutnya keluar juga gak rugi-rugi amat. 

Setelah masuk STIEBBANK aku menemukan teman-teman baru yang secara umum sangat berbeda dengan di amikom. Di stiebbank orangnya sangat serius, awalnya aku sulit beradaptasi tapi akhirnya aku bisa beradaptasi dan mengenal maupun dikenal oleh hampir semua(bahkan mgkn emang semua) mahasiswa seangkatan.

Ditahun berikutnya terjadi krisis moneter karena kesibukanku kuliah dan berteman di 2 kampus aku jadi gak ada waktu buat ngurus bisnis onlineku, alhasil incomeku semakin turun dan terus menurun. jadi target untuk kuliah lagi di perguruan tinggi lain lagi gak jadi. Bahkan aku malah cuti di amikom agar bisa fokus mengembangkan bisnis onlineku. Tapi terjadi pemborosan yg sangat derastis karena suatu hal, jadi masih terjadi krisis moneter sampai semester berikutnya. 

Jadi kesimpulannya adalah aku kuliah di dua kampus yg berbeda itu karena  aku krisis moneter sehingga tidak bisa membiayai kuliah di kampus ketiga.


Demikian blogku yang sangat panjang ini terima kasih banyak kalau sudah baca dari awal sampai akhir. dan terima kasih saja kalo cuman baca tulisan ini doank.

Aku adalah orang pertama dan satu-satunya korban iklan TV Amikom?


Halo guys, sekian lama ya aku gak nulis sesuatu di blog ini. Kali ini aku akan menceritakan tentang mengapa aku kuliah di Amikom yogyakarta dan juga bagaimana aku setelah kuliah disana.

Sebelum menjawab mengapa aku kuliah di amikom kalian harus tahu dulu darimana aku tahu amikom.  Ini semua berawal ketika aku masih duduk di bangku SMP, saat itu aku memang sudah terbiasa terbiasa bangun dini hari sekitar jam 1 sampai jam 3 pagi. Setelah bangun biasanya aku cari makanan apapun yang bisa dimakan dan setelah itu nonton TV. Nah saat itulah aku mulai terhipnotis untuk masuk amikom karena sering lihat iklanya Amikom. . Saat itu cuman ada 2 perguruan tinggi yang aku tahu yaitu UGM dan amikom. Dan aku kira di UGM gak ada jurusan TI atau semacamnya. Jadi wajar kalau setelah lihat iklanya amikom di TV aku jadi bercita-cita untuk masuk amikom. Aku menganggap amikom itu sebagai dewa pengabul permintaanku untuk menjadi ahli IT.

Setelah lulus SMK aku sudah memiliki hasrat yg kuat untuk kuliah di amikom tapi saat itu aku masih bingung soal biayanya. Sejak kecil aku emang hanya dibiayai oleh saudara-saudaraku dan saat itu tidak ada om-omku maupun tante-tanteku yang nawarin aku kuliah.  Oleh karena itu aku mencoba untuk mencari uang sendiri agar bisa kuliah. Tentu saja yg kumaksud mencari itu bukan berkerja seperti layaknya kebanyakan orang karena aku sejak kecil emang gak berniat untuk bekerja. Jiwa entrepeneurship itu sudah ada sejak kecil sekali. Aku mencari uang dari bisnis online khususnya mobile web. Targetku itu nganggur selama 2 tahun agar bisa kuliah di amikom dengan biaya sendiri.

Beberapa bulan setelah aku lulus SMK kakak laki2ku kemudian bekerja di luar pulau. Setelah kakaku bekerja aku ditawarin untuk daftar kuliah. Dan sudah pasti  mau daftar di STMIK Amikom Yogyakarta.  Rasanya itu  jadi seneng dan bangga gimana gitu. Akhirnya aku bisa menjawab pertanyaan  “sekarang kuliah/kerja dimana” . Namun yang aku heran saat itu adalah kenapa kebanyakan orang yg aku kasih tahu kalau aku mau kuliah di Amikom itu gak tahu Amikom itu apa dan dimana, jelas-jelas aku sering liat iklanya di TV. Aku hanya menganggap mungkin mereka jarang nonton TV. 

Akhirnya aku daftar amikom dengan mantep sekali tanpa ada rasa ragu. Namun setelah daftar aku jadi bimbang. Aku bertanya-tanya 
Kenapa kok aku bisa keterima dengan mudah pake banget lagi. Gak ada tes tertulis, tes wawancara juga gak jelas banget, Gak ada tantanganya. Yang susah cuman cari alamatnya, aku nyampe nyasar 3 kali dr magelang hingga jalan solo. Kenapa juga temen2ku yg dijogja gak pada tahu amikom. Kenapa mereka menyarankanku di UGM, UNY, UIN , dsb ?

Setekah itu aku googling kampus terbaik di indonesia dan yg ktemu cuman UGM doank. lalu aku googling kampus IT terbaik itu berada diluar jogja semua. nah disitu aku masih berpikir amikom tetap menjadi kampus IT terbaik di jogja. Lalu aku googling “user opinion” di forum2 dan yahoo answer  dan banyak yg bilang UGM yg terbaik tapi gak ada yg punya alasan kuat. Ada satu pendapat yang memantapkanku kuliah di amikom adalah pendapat yang intinya begini “UGM mungkin emang kampus yg terbaik namun jurusan ilmu komputer hanya ada 3 kelas per angkatan sudah pasti nanti dianaktirikan sama jurusan lain, berbeda dengan amikom yg memiliki banyak kelas dan banyak komunitas yg membuat mahasiswa menjadi lebih produktif”. Saat itu aku termotivasi lagi untuk  tetap masuk di amikom.

Setelah mantep masuk aku ikut Pelatihan Super Unggul yaitu diberi motivasi tentang keunggulan IT dibanding bidang lain dan diberi motivasi agar gak nyesel daftar amikom. Namun ada 1 hal yang bikin aku kecewa dan bimbang berat. Saat awal materi PSU mereka selalu meremehkanku dengan bilang intinya “Saya tahu kalian masuk sini bukan karena pintar, kalau kalian pintar pasti kalian sudah masuk kampus lain.  kalian masuk sini karena ditolak daftar dikampus lain kan?“ kata-kata itu bener-bener bikin sakit ati banget . aku masuk amikom itu cita-cita dari kecil woy , kenapa dibilang gitu.. nyesel udah banyar kan jadinya. namun untung saja setelah itu diberi motivasi lain agar mantep diamikom meski rasa sakit hati dikatain goblok masih ada.

Kemudian saat awal masuk kuliah juga masih ada berapa dosen  dari amikom sendiri ngatain aku bodoh karena masuk amikom. Bagaimana bisa bangga dengan amikom kalau dosen-dosenya sendiri menganggap amikom gak bagus dan mereka menganggap mahasiswanya itu hanya buangan dr kampus lain. Matakuliahnya juga dasar dasar bgt menurutku gak penting  karena sudah banyak kubaca di artikel2.  meski masih ada rasa sakit hati dan dan kecewa tapi yasudahlah sudah terlanjur.  Hal yang membuatku bertahan diamikom saat itu adalah Teman. Aku baru bener2 merasakan punya teman itu ya di amikom itu. Aku bener2 gak pernah berfikir kalau aku bakal punya temen seperti mereka.

skip skip skip, bla bla bla  (mgkn akan ada blog lanjutan ttg  timeskip ini)


Kemudian saat diajar salah satu dosen favoritku tapi lupa makul apa, Beliau bilang strategi promosi amikom di TV itu sama sekali gak efektif dan efisien karena hanya tayang dini hari saja. Beliau bilang berdasarkan survey yg beliau lakukan ternyata gak ada sama sekali mahasiswa yang masuk amikom gara-gara iklan di TV . Oleh karena itu dapat disimpulkan kalau mungkin aku adalah orang pertama dan satu-satunya mahasiswa yang menjadi korban iklan TV Amikom sekaligus orang yang paling menyesal karena melihat iklan TV di amikom.. Sekian…

NB: ini adalah fakta pemikiranku saat itu bukan sekarang


Menguak misteri dibalik nama-nama lain dari Yaskur


Hai kawan-kawan, setelah sekian lama akhirnya saya bisa nulis blog lagi, kali ini saya akan membahas soal nama saya. Banyak kisah yang terjadi atas nama panjangku maupun panggilanku. Yuk simak berikut:

  • Nama lengkapku

Kalau nama lengkapku yang sekarang pasti kalian sudah tau kan,  kalau sesuai akta kelahiran dan KTP yg sekarang namaku adalah Muhammad Dyas Yaskur, namun sebenarnya saya pernah ganti nama di akta waktu SD karena saya merasa nama sebelumnya itu memalukan. Nama pertama pemberian orang tuaku yg sebenarnya adalah Muh. Tyas Yaskur yang berarti Hati yang bersyukur. Namun karena dulu banyak yang sering heran mendengar namaku, dan banyak pemikiran kalau Tyas adalah nama cewek maka aku terus komplain ke Ibuku. Dan ibuku memberi solusi untuk ganti nama. Awalnya aku gak menganggap serius karena gak tau kalau nama itu bisa dirubah namun saat kelas 6 SD tiba-tiba ibuku mengurus pergantian namaku. Dan akhirnya namaku diubah menjadi yang sekarang yaitu “Muhammad Dyas Yaskur". Namun yang sangat disayangkan nama itu tidak memiliki arti yg kompleks seperti nama yg sebelumnya.

  • Saya merasa Unik

Saya rasa nama panjangku tersebut hanya aku aja yang punya. Saya yakin tidak ada yang memiliki nama panjang yang sama persis seperti namaku, meskipun ada itu juga pasti karena orang tuanya ngefans sama saya, atau gak orang tuanya ingin anaknya menjadi seperti saya. Bahkan sampai sekarang saya tidak pernah mempunyai teman yang bernama Yaskur didunia nyata kecuali saya sendiri. Dulu saat awal-awal saya internetan nama Yaskur yg ada di google juga cuman punyaku yang lain belum ada sama sekali, name sekarang sudah mulai banyak orang yg bernama Yaskur yg narsis di internet kecuali saya. 

  • Trus siapa nama panggilanku?

Kalau bicara nama panggilan beda teman beda nama. Aku memiliki total lebih dari 20 nama panggilan. Kebanyakan anggota keluargaku sering memanggilku ayas/yayas atau adik2 sepupuku sering memanggil mas ayas/yayas. Namun beberapa anggota keluarga besarku jg ada yg manggil aku Yaskur. Teman bermain di desakupun kebanyakan juga memanggilku ayas. Namun saat SMP karena namaku sudah berubah aku dipanggil Dyas. Kalau saat SMK aku lebih sering dipanggil dengan nama paraban yg gak baik namun gak bisa kusebutkan disini. Namun beberapa dari mereka jg byk memanggilku Dyas/Yaskur. Saat SMK aku banyak mengenal dunia internet dan bergabung di berbagai komunitas internet. Nama panggilanku pun beragam, dari Suparman, supirman, supirhero, sistem, unamed, dkk. Setelah lulus dari SMK aku nganggur 1 tahun, kerjaanku cuman  main game di warnet dan teman-temanku sering memanggilku nickname digame yaitu suparmandoank atau gak supirhero. Setelah nganggur setahun aku kemudian kuliah di salah satu STMIK dan aku disana sering dipanggil dyas atau yaskur saja tidak ada nama lain. Satu tahun stelah kuliah di STMIK aku memutuskan untuk kuliah lagi di STIE, dan disana aku mendapatkan nama baru lagi. Aku sering dipanggil Ojan karena katanya aku mirip ojan sketsa. Sebenarnya aku gak suka dengan nama itu namun suka-suka mereka ajalah panggil aku apa.

  • Apa asal mula memilih nickname2 tersebut saat di dunia maya/game?

Dulu saat aku daftar di salah satu komunitas mobile aku pakai nama asliku yaitu dyas. Namun karena aku masih awam di dunia komunitas dan belum tahu peraturan-peraturanya akhirnya aku dibanned. Padahal komunitas tersebut sangat menarik dan karena kupikir kalau dah dibanned gak boleh daftar lagi akhirnya aku mencari nama lain agar gak ketahuan itu aku. Akhirnya aku mendaftar lg dengan nama suparman. dan setelah itu aku daftar di kebanyakan komunitas/forum memakai nama tersebut atau yg hampir mirip seperti supirman dan supirhero. Sebenarnya banyak kisah menarik dari tiap-tiap nickname, namun akan jadi panjang banget kalau diceritain satu persatu. :v

  • Apa nama panggilan yg aku harapkan?

Sebenarnya aku muak yang dipanggil dengan banyak nama. Membuatku sangat sensitif dan merasa dipanggil dimana-mana padahal mereka memanggil orang lain yang namanya sama atau hampir sama seperti puluan nama panggilanku lainya. Oleh karena itu aku ingin dipanggil dengan nama yang unik dan jarang dipakai terutama di indonesia. Akhirnya aku mencoba untuk dipanggil Ritchardo. Banyak teman di STMIK sudah mulai memanggil namaku seperti yg aku harapkan,  namun karena lagat indo susah mengatakan nama yg aku inginkan itu jadi sekarang aku ingin dipanggil Yaskur aja. Sepertinya jarang orang yg dipanggil “Kur”. Meski seperti memanggil ayam namun gpplah yang penting untuk memanggil manusia itu unik. Karena serius melelahkan memiliki nama panggilan yang banyak dan pasaran itu, membuat saya merasa dipanggil dimana-mana. 


  • Apakah perlu kak atau mas atau bang?

Kalo seumuran atau yang manggil lebih tua ya jelas jangan tapi kalau jauh lebih muda aku berharap seperti itu. Karena itu sebagai bukti dia menghargaiku sebagai orang yang lebih tua. Meskipun kusadari sifat dan tingkahku memang masih belum dewasa :v. Kalo sebaya selisih dibawah 1-3 tahun sih sebenarnya gak masalah manggil tanpa kak/mas/bang. Tapi sebenarnya jika ada yg manggil orang  lain yang umurnya dibawah saya dengan mas/kak tapi kalau manggil saya tidak itu membuat saya jadi merasa sangat tidak dihargai bisa dibilang kecewa dan sakit hati. Namun saya tidak pernah memaksa orang untuk memanggil dengan awalan itu, jangankan memaksa, menyuruh orang untuk panggil kak,mas/bang pun gak pernah(red: kecuali special one).  Untuk yg dah terbiasa tanpa mas/kak saya maklumi, karena kalo dah nyaman manggil org dg nama tertentu itu emg sulit diubah. Namun saya juga gak suka/risih dipanggil mas/kak sama teman sebaya atau yg lebih tua dariku kalau sama orang lain dia gak sama. Intinya saya hanya ingin dihargai seperti mereka menghargai orang lain.

  • Kalo dipanggil dek?

Nah kalo dipanggil dek aku malah suka , berarti yang manggil menganggap dirinya lebih tua dan tanpa canggung aku bisa manggil dia mas/mbak. Namun saya paling gak suka kalo ada orang yang sok baik panggil aku dek namun ada maksud tertentu alias modus.


Sekian yang bisa saya bahas/jelaskan tentang nama saya, kalau ada pertanyaan , kritik atau saran silahkan komentar saja dibawah ini.. :D

Manajemen Berbasis Pengetahuan - PT ANTAM Presentation

Halo semuanya, diamikom ada tugas untuk mengunggah materi presentasi yang pernah kelompok saya sampaikan pada Web/Blog Pribadi. Saya liat teman-teman saya pada upload di wordpress.com, dan sayapun membuat juga di wordpress.com, namun setelah saya melihat tugasnya tidak ada ketentuan yang dimaksud web/blog pridadi jadi saya posting disini saja secara buat ngisi blog yang lama dah saya isi ini.
Berikut lampiran foto kelompok kami dan juga google slide presentationya.

I WILL BE REBORN


Yak selamat datang di blog personalku. Blog ini dah lama gak keurus, terakhir urus adalah setelah UN waktu SMK pada tahun 2011 lalu. Meskipun begitu blog ini adalah satu-satunya blog yg kubuat yg  selamat dari genosida kepada semua blog/web yg sudah aku buat maupun aku beli karena semuanya udah lama raib ditelan oleh kemalesanku. Aku menulis blog ini hanya sebagai pertanda kalau aku akan mencoba aktif kembali dari dunia web yang telah banyak memberi banyak hal buatku. Mohon dukunganya agar ini gak hanya sebatas kata-kata saya saja.

Sudah banyak kejadian-kejadian dan perubahan-perubahan yg aku alami selama ini. Banyak hal-hal baru yang membuat hidupku menjadi lebih berwarna. Berbeda saat awal aku membuat blog ini, tujuan hidupku masih tidak jelas. Banyak perubahan yg terjadi selama ini baik itu asmara,sosial,bisnis,dll. Seperti manusia biasa lainya hidupku seperti roda berputar. Kadang diatas dan kadang dibawah, kadang mudah dijalani namun kadang sulit dijalani. Yak begitulah hidup.

Di bidang sosial banyak sekali perubahanya dan perbaikan . Saat SMK aku adalah anak rumahan dan warnetan sangat jarang main atau bersosial di tempat lain, sebut saja cupu yg anti sosial. Namun setelah kuliah banyak hal hal social baru yg ku alami. Aku bingung untuk menjelaskanya pokoknya aku sangat suka masa kuliah itu. Bahkan setelah menikmati nikmatnya bersosial dg teman-teman aku ingin terus menambah teman aku memutuskan kuliah lagi. Yups dg kata lain sekarang aku kuliah di dua kampus berbeda dan jurusan berbeda pula.

Di bidang bisnis dan keuangan bagaikan naik ke puncak dan jatuh ke jurang,  dulu aku gak punya apa-apa dan gak bisa apa-apa menjadi bisa apa-apa lalu jadi bisa apapun dan akhirnya sekarang gak punya apa-apa dan gak bisa apa-apa lagi. Untuk itulah aku ingin kembali ke dunia web, dunia yang telah membawaku ke puncak meskipun sebenarnya dulu aku ke puncak ada jalan yg tidak semestinya kulewati namun aku lewati. Namun sekarang aku akan mencoba kembali dengan jalan yang benar. Harus putih, gak ada yg abu-abu apalagi hitam.

Soal asmara sangat berarti sekali perubahanya, karena saat aku sekolah aku sama sekali tidak mengenal asmara,cinta bahkan gak kenal yg namanya wanita. Kini sudah banyak kisah asmaraku yg terjadi. Kadang indah kadang menyakitkan. Namun semua kisah selalu berakhir sama. Tak apa, itu membuatku selalu belajar untuk intropeksi  diri. Karena jika dia memilih pergi atau tidak memilihku berarti ada yang salah dariku. Cukup berbenah diri saja. Jodoh gak akan kemana. :)


"Semua akan indah pada waktunya" itulahlah quote yg selalu aku ingat dan ucapkan, baik untuk diriku maupun orang lain. Karena semua kesakitan, kekecewaan, kepahitan atau cobaan yang kita alami merupakan satu langkah untuk menjadi lebih baik. Dalam Al-quran surat Alam Nasyrah ayat 5-6 Allah berfirman "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan" dan Rosullulah bersabda “Tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau sesuatu hal yang lebih berat dari itu melainkan diangkat derajatnya dan dihapuskan dosanya karenanya.”

Blog ini nantinya akan aku isi tentang personal saja yaitu curhatan,opini,diari, dan lain sebagainya.  Template blog ini pun belum aku ganti karena nanti mau nyoba mendesign sendiri biar sesuai selera. 

Sekali lagi aku mohon dukunganya agar aku bisa kembali di dunia web lagi dan salam sukses untuk kita semua . :)

Blog bisa diakses lg.

Akhirnya UN telah selesai dan saya akan kembali aktif di dumay lg.